Selasa, 16 Oktober 2012

Nugget pelangi,warna-warni...

Em..nugget lauk yang praktis plus enak. Dicocol pake saus lebih yummy. Kalo sudah biasa makan nugget yuk cobaik nugget baru "Nuggei" alias si nugget pelangi. Kenapa pelangi??krn di bagian dalamnya emang terdapat 3 warna yang berbeda orange dari wortel, kuning dari jagung manis, dan hijau dari brokoli. Lengkap banget kan sayurnya. Nugget ini tanpa pengewet dan MSG lho jadi aman dikonsumsi anak-anak. Karena di dalamnya terdapat 3 jenis sayur jadi dapat dijadikan alternatif makanan untuk yang tidah suka sayur. Walau banyak sayur rasa sayurnya tidak terasa kok. Jika ingin memesan dapat menghubungi (0274) 6536377 / 087838655670, o iya per bungkus harganya cuma Rp.16.500,- aja kok. :-)



Carrota, sirup wortel...

Siapa yang suka minum sirup??pasti banyak yang suka,apalagi di saat cuaca panas minuman yang segar dan dingin seperti sirup pasti jadi pilihan. Dari pada minum sirup yang cuma seger,lebih baik minum yang segar plus punya banyak manfaat. Carrota,sirup wortel merupakan sirup yang terbuatan dari wortel berkualitas baik,diproses dengan suhu 80derajat celcius agar kandungan nutrisinya tetap terjaga. Selain itu Carrota sirup wortel juga diolah tanpa pemanis dan pewarna buatan jadi lebih aman. Gimana banyak lebihnyakan..
Tertarik untuk mencoba? Silahkan hubungi (0274)6536377 / 087838655670. Harga perbotol (350ml) cuma Rp.16.500,00 aja kok. Ada rasa original dan untuk yang tidak begitu suka wortel ada rasa nanas..
Yuks..minum minuman yang bermafaat...


Rabu, 03 Oktober 2012

Abon Wortel, abon rendah kolesterol..


Abon daging sudah biasa, kalo abon wortel baru luar biasa. Perkenalkan produk terbaru kami BONTEL abon wortel pertama dan satu-satunya di Indonesia. Abon ini dibuat tanpa menggunakan proses penggorengan, bebas MSG dan juga tanpa pengawet, jadi dijamin 100% sehat. Selain itu rendah kolesterol. Ada dua pilihan rasa MANIS-GURIH yang cocok banget buat anak-anak yang ga suka padas, dan juga tersedia rasa PEDAS yang bisa untuk pengganti sambal.
Abon ini bisa jadi pendamping makan apa aja. Diabur di nasi goreng, nasi kuning, nasi krawu, bubur, bahkan ditabur di atas nasi putih juga enak. Gimana?Kalo pengen nyobain silahkan pesan ke nomer (0274)6536377 atau SMS 087838655670. Abon wortel ini percup harganya cuma Rp. 20.000,- (harga khusus untuk pembelian dalam jumlah besar).

Senin, 01 Oktober 2012

CARROTA selai wortel, oleh-oleh baru dari jogja..

Kalo denger kata selai kebayang deh beraneka buah, tapi kalo selainya selai sayur gimana? Jangan mbayangin yang aneh-aneh ya. Jogja Healthy Food mempersebahkan selai baru yang kami beri nama Carrota, selai ini diolah dari wortel dengan mutu terbaik, tanpa pemanis, pengawet dan pewarna buatan. Selain itu dimasak dengan suhu 80 derajat celcius untuk melindungi vitamin yang terkandung didalamnya. Jadi CARROTA selai wortel dijamin sehat. Selai ini sangat cocok untuk olesan roti tawar, bahan tambahan pembuat carot cake, dan lain-lain. selai ini rasanya manis asam segar, sehingga dapat dijadikan alternatif makanan untuk anak-anak yang tidak suka sayur.
mengingat banyaknya manfaat yang terkandung dalam wortel, alangkah baiknya jika kita mencoba berbagai olahannya yang tidak itu-itu saja.
Jika terterik untuk membeli, silahkan hubungi FLEXI (0274) 6536377 atau SMS ke nomer 087838655670. Harga selai perbotol Rp. 16.500,- (harga belum termasuk ongkos kirim)
Untuk postingan berikutnya akan kami tampilkan berbagai olehan makanan dengan menggunakan campuran CARROTA selai wortel.

Wortel, si umbi orange panjang yang kaya manfaat..


Manfaat Wortel untuk kesehatan..

Siapa sih yang ga tau wortel?? Pasti semua udah pada tau. Wortel ato yang punya nama latin Dacus carota ini merupakan jenis umbi-umbian, kalo di indonesia sih yang paling terkenal wortel yang berwarna oranye. Disamping panampilannya yang biasa, wortel punya segudang manfaat untuk tubuh lho. Bukan cuma untuk kesehatan mata aja. Inini beberapa manfaat mengkonsumsi wortel.

Wortel dapat mengurangi kadar kolesterol
Sebuah studi di Skotlandia yang bertujuan untuk mengungkap nilai terapiutik dari wortel, didapat hasil bahwa mengkonsumsi wortel 7ons setiap hari secara rutin dapat mengurangi kadar kolesterol sebesar 11%. 

Wortel dapat mencegah penyakit jantung
Kita tahu bahwa kolesterol tinggi merupakan faktor utama penyakit jantung, nah karena wortel mampu mengurangi kadar kolesterol bila dikonsumsi setiap hari maka wortel juga dapat mengurangi resiko terkana penyakit jantung. Hal ini juga sesuai dengan hasil penelitian ilmuan Swedia dimana mengonsumsi wortel secara rutin dapat memperkecil kemungkinan terkana serangan jantung. Di Italia juga diadakan penelitian yang sama dan terungkap bahwa orang-orang yang mengkonsumsi lebih banyak wortel memiliki resiko terkena serangan jantung hanya sepertiga dibanding yang menkonsumsi lebih sedikit.

Wortel dapat mencegah kanker dan penuaan dini
Berdasar penelitian, kandungan gizi wortel yang berupa facarino dan falcarindiol dapat mencegah kanker. Kedua kandungan ini merupakan zat anti kanker yang dapat mencegah kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker usus. Selain itu, wortel juga memiliki kandungan anti oksidan tinggi yang mampu mencegah kerusakan sel dan memperlambat penuaan sel. Vitamin A dan antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat mempercantik kulit dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

Wortel dapat memperbaiki penglihatan
wortel memikiki kandungan betakaroten tinggi, yang akan diubah di hati menjadi vitamin A. Vitamin A diubah diretina menjadi rhodopsin, pigmen berwarna yang sangat dibutuhkan terutama untuk melihat pada malam hari. Betakaroten juga bermanfaat untuk mencegah katarak. Berdasar penelitian, seseorang yang mengkonsumsi betakaroten memiliki resiko katarak 40% labih rendah. Khusus manfaat yang satu ini, saya benar-benar mambuktukannya lho. Dulu saya mengalami kesulitan untuk bepergian dimalam hari karena gangguan penglihatan, tapi setelah sering mengkonsumsi berbagai olahan wortel alhamdullilah sudah lebih baik.

Nah..itu sebagian kecil dari banyak manfaat wortel untuk kesehatan. Walau banyak manfaatnya, tak sedikit orang yang tidak menyukai wortel karena berbahai alsan.

Sumber bacaan: www.kesehatan123.com.
 




    Minggu, 29 April 2012

    MSG aman ga sih dikonsumsi???

    Semua pasti udah tau dong apa itu MSG alias Monosodium glutamat. MSG emang biasanya ga pernah absen di rak dapur. MSG adalah salah satu jenis penyedap rasa pada makanan, biar makanan jadi tambah enak. Sebetulnya ada penyedap rasa lain lho yang biasa digunakan industri pangan. Misalnya disodium inosinat atau IMP dan disodium guanilat atau GMP. Tapi MSG yang paling terkenal dan disukai orang karena harganya murah dan efektif dalam menguatkan rasa.

    MSG yang berupa bubuk putih yang sekilas terlihat seperti garam galus adalah zat yang cepat larut dalam air. Apabila sudah larut MSG akan terurai menjadi natrium dan glutamat. Glutamat sendiri merupakan asam amino nonesensial yang ditemukan dihampir semua protein. Di Amerika Serikat, MSG termasuk dalam daftar bahan makanan yang aman menurut Food and Drug Administration. Komite Ilmiah Uni Eropa juga menilai MSG sebagai zat makanan yang aman. Di Jepang, MSG adalah zat aditif makanan yang boleh digunakan tanpa pembatasan. Di Indonesia sendiri, MSG termasuk bahan makanan yang dianggap aman oleh BPOM.

    Nah, klo gitu kenapa banyak orang menghindari MSG??? Mungkin dikarenakan beberapa temuan efeksamping penggunaan MSG, antara lain:

    a. Efek pada wanita hamil dah menyusui
    Hasil penelitian menunjukkan, glutamat hanya akan menembus placenta bila kadarnya dalam darah ibu mencapai 40 – 50 kali lebih besar dari kadar normal. Itu artinya mustahil kecuali glutamat diberikan secara intravena. Sementara kalau ibu menyusui menyantap MSG 100 mg/kg berat badan, mungkin kadar glutamat dalam darahnya akan naik, tetapi tidak dalam ASI.
    Batasan aman yang pernah dikeluarkan oleh badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization), asupan MSG per hari sebaiknya sekitar 0-120 mg/kg berat badan. Jadi, jika berat seseorang 50 kg, maka konsumsi MSG yang aman menurut perhitungan tersebut 6 gr (kira-kira 2 sendok teh) per hari. Rumus ini hanya berlaku pada orang dewasa. WHO tidak menyarankan penggunaan MSG pada bayi di bawah 12 minggu (Anonimous 2001).

    b. Kanker
    MSG menimbulkan kanker betul adanya kalau kita melihatnya dari sudut pandang berikut. Glutamat dapat membentuk pirolisis akibat pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu lama. pirolisis ini sangat karsinogenik. Padahal masakan protein lain yang tidak ditambah MSG pun, bisa juga membentuk senyawa karsinogenik bila dipanaskan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang lama. Karena asam amino penyusun protein, seperti triptopan, penilalanin, lisin, dan metionin juga dapat mengalami pirolisis dari penelitian tadi jelas cara memasak amat berpengaruh.
    c. Alergi
    MSG tidak mempunyai potensi untuk mengancam kesehatan masyarakat umum, tetapi juga bahwa reaksi hypersensitif atau alergi akibat mengkonsumsi MSG memang dapat terjadi pada sebagian kecil sekali dari konsumen. Beberapa peneliti bahkan cenderung berpendapat nampaknya glutamat bukan merupakan senyawa penyebab yang efektif, tetapi besar kemungkinannya gejala tersebut ditimbulkan oleh senyawa hasil metabolisme seperti misalnya GABA (Gama Amino Butyric Acid), serotinin atau bahkan oleh histamin (Winarno 2004).

    Jadi...dari uraian ditas dapat disimpulkan MSG aman dikonsumsi, asal penggunaannya jangan berlebihan. MSG sebaiknya tidak diberikan bagi orang yang tengah mengalami cidera otak karena stroke, terbentur, terluka, atau penyakit syaraf. Selain itu anak-anak lebih rentan terhadap efeksamping MSG daripada orang dewasa. Batasan aman yang pernah dikeluarkan oleh badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization), asupan MSG per hari sebaiknya sekitar 0-120 mg/kg berat badan. Karena itulah beberapa orang lebih memilih tidak mengkonsumsi MSG. Mungkin karena sulitnya menakar kandungan MSG yang ada di makanan, atau untuk menghindari efek negatif yang ditimbulkan, atau agar makanan lebih aman dikonsumsi oleh anak-anak. Toh tanpa MSG makanan yang dimasak dapat terasa lezat, yaitu dengan manambahkan gula pasir dan garam dengan takaran tertentu dijamin rasa masakan anak menjadi gurih.

    Sumber literatur:
    www.duniaveteriner.com
    www.majalahkesehatan.com